Rotor magnetis merupakan komponen penting yang digunakan dalam berbagai perangkat elektromekanis, termasuk motor listrik, generator, dan jenis sensor tertentu. Ide dasar dibalik rotor magnet adalah terdiri dari bagian berputar yang ditempelkan magnet atau terbus utama dengan penampang berbentuk berlian, dan dilepas setelah mencapai panjang yang dibutuhkan, kemudian diratakan menjadi pelat kawat, dan terakhir pelat kawat tersebut dililitkan menjadi kumparan berbentuk cangkir. Mengambil contoh cangkir berongga yang berkelok-kelok, proses pembuatannya secara garis besar dapat dibagi menjadi beberapa langkah berikut: (1) Penggulungan kumparan billet kawat heksagonal: dilakukan pada mesin penggulung kelompok belitan miring; ② Kumparan kawat kosong ditempel dengan dua potong pita sensitif tekanan berbentuk, demoulding untuk diratakan; ③ Perataan: pelat bentuk dimasukkan ke dalam kumparan kawat kosong, dan kumparan diratakan, kemudian dikirim ke mesin perata untuk diratakan dan menjadi kawat kosong datar. Bentuk dengan pengikis bambu. Potong kelebihan selotip, sisakan hanya satu halangan, halangan harus dibiarkan di sisi untaian datar yang sedikit terangkat, sehingga gulungan dapat membentuk barisan; ④ Kumparan: kawat kosong datar dimasukkan ke dalam kumparan mesin kumparan cangkir berongga, sehingga kawat kosong terhubung ke ujung, dan pita perekat ditempelkan pada permukaan kepala kawat kosong untuk menjadi kumparan cangkir berongga; ⑤ Pelapisan pembentukan epoksi: Setelah melapisi perekat epoksi, masukkan ke dalam oven untuk diawetkan dan dibentuk. 3) Salah satu teknologi produksi cetakan. Mesin penggulung menggulung kawat berenamel ke spindel sesuai hukum melalui peralatan otomasi, dan melepas kumparan setelah digulung menjadi cangkir, terbentuk sekaligus, dan tidak memerlukan banyak proses seperti penggulungan dan perataan, dengan otomatisasi tingkat tinggi.
Baca selengkapnya